Gianyar, Bali – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Umum Bhayangkari Ny Juliati Sigit Prabowo secara resmi melepas ribuan peserta Kemala Run 2026 yang digelar di Bali United Training Center (BUTC), Gianyar, pada Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini menandai tonggak baru dalam pengembangan sport tourism dan kemanusiaan di Indonesia.
Sekitar 11.000 pelari, baik dari dalam maupun luar negeri, antusias mengikuti lomba yang dimulai pukul 05.00 WITA dengan kategori Half Marathon (21K), 10K, dan 5K. Acara dimulai dengan pengibaran bendera start oleh Kapolri dan Ny Juliati serta diiringi lagu Indonesia Raya.
Hadir pula mendampingi pada pelepasan tersebut, Gubernur Bali I Wayan Koster, Asisten SDM Polri Irjen Anwar, Wakil Ketum Bhayangkari Ny Martha Dedi Prasetyo, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho, Ketua Panitia Ny Deny Agus Suryonugroho, dan Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya.
Ketua Panitia Pelaksana Kemala Run 2026, Ny Deni Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa acara ini tidak hanya mengedepankan jumlah peserta, tetapi juga menetapkan standar baru dalam penyelenggaraan event olahraga yang terintegrasi dengan kepedulian sosial. “Atas perintah Ketua Umum Bhayangkari, kami ingin menunjukkan bahwa olahraga dapat mempromosikan pariwisata sekaligus menggalang solidaritas melalui tema Charity for Indonesia,” jelas Ny Deni di lokasi acara.
Untuk kelancaran rute lomba yang melewati pesisir indah, manajemen lalu lintas modern diterapkan oleh Korlantas Polri dengan dukungan 1.595 personel gabungan Polda Bali. Kakorlantas Irjen Agus Suryo Nugroho menegaskan penggunaan teknologi digital terpadu untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelari tanpa mengganggu kegiatan masyarakat.
Teknologi canggih yang diterapkan meliputi COMOB (Command Mobile), yang berfungsi sebagai pusat kendali bergerak di lapangan; K3I, sistem komunikasi terpadu untuk pengambilan keputusan cepat; armada Drone Patrol Presisi untuk pemantauan udara kondisi lalu lintas dan kerumunan; serta SMS Blast untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat dan peserta demi transparansi dan keselamatan.
Keunikan lain dari Kemala Run 2026 adalah sinergi antara teknologi modern dengan kearifan lokal Bali. Sepanjang rute, pengamanan adat oleh Pecalang berjalan beriringan dengan sistem digital. Selain itu, pertunjukan seni budaya dari 23 banjar lokal menambah kemeriahan serta memperkuat konsep sport tourism.
Masyarakat desa yang dilalui juga aktif berpartisipasi dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memberikan semangat melalui tarian adat Bali. Hal ini menjadikan Kemala Run 2026 sebagai pesta rakyat yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Bali.
Di sisi ekonomi, event ini mendukung pemberdayaan UMKM binaan Bhayangkari dan komunitas lokal dari enam desa serta 23 banjar, membuka peluang usaha serta memperkuat kolaborasi komunitas.
Ketua Panitia, Ny Deny Agus Suryonugroho, juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bali, khususnya pecalang, atas dukungan dan partisipasi tulus yang menjadi kunci keberhasilan acara.
Gubernur Bali I Wayan Koster memberikan pujian atas dampak nyata penerapan sport tourism dan misi kemanusiaan, serta kontribusi positif terhadap UMKM lokal dan penguatan posisi Bali sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
