Warungberita.com – Pembangunan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) kini memasuki tahap akhir dan ditargetkan mulai melayani penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) pada Juni 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan bahwa proyek tersebut dijadwalkan rampung pada Mei 2026, sebelum akhirnya dioperasikan untuk masyarakat pada bulan berikutnya.
Stasiun JIS nantinya akan melayani perjalanan KRL pada lintas Tanjung Priok–Jakarta Kota. Kehadiran stasiun baru ini diharapkan dapat memperluas akses transportasi publik menuju kawasan olahraga sekaligus area permukiman di sekitarnya. Selain itu, fasilitas tersebut juga diyakini mampu membantu mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya saat berlangsungnya kegiatan berskala besar di kawasan Jakarta International Stadium.
KAI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik yang mudah diakses dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan pengembangan infrastruktur yang terus dilakukan guna mendukung mobilitas warga secara lebih efisien dan berkelanjutan.
“KAI melalui KAI Commuter fokus pada penyediaan layanan transportasi yang memberikan manfaat bagi publik. Dengan kesiapan operasional Stasiun JIS serta penguatan prasarana di lintas utara yang didukung penuh oleh seluruh pemangku kepentingan, kami memproyeksikan kontribusi kereta api terhadap kelancaran mobilitas warga akan semakin besar,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi, Minggu (12/4).
Menurut Anne, pembangunan Stasiun JIS merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan transportasi publik. Ia menyebutkan bahwa proyek ini merupakan bentuk kolaborasi antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta pihak terkait lainnya guna memperluas konektivitas transportasi di ibu kota.
Anne juga menambahkan bahwa keberadaan Stasiun JIS akan memperkuat layanan di lintas Tanjung Priok yang menunjukkan pertumbuhan jumlah pengguna secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi indikator bahwa minat masyarakat terhadap transportasi berbasis rel terus meningkat.
Berdasarkan data yang disampaikan KAI, jumlah pengguna KRL di lintas tersebut mengalami peningkatan signifikan sejak 2022. Pada tahun tersebut, tercatat sebanyak 1.599.107 penumpang. Angka itu kemudian meningkat menjadi 2.676.363 pengguna pada 2023. Tren positif berlanjut pada 2024 dengan total 3.377.633 penumpang.
Pertumbuhan jumlah pengguna masih terus berlanjut hingga 2025 dengan total 3.531.311 penumpang. Sementara itu, pada periode Januari hingga Maret 2026 saja, jumlah pengguna telah mencapai 873.658 orang. Data tersebut memperlihatkan adanya peningkatan minat masyarakat terhadap layanan KRL, khususnya di lintas utara Jakarta.
“Pertumbuhan angka pengguna layanan KRL yang signifikan ini membuktikan bahwa layanan kereta api semakin menjadi pilihan utama,” ujar Anne.
Dengan tren peningkatan tersebut, kehadiran Stasiun JIS diharapkan mampu semakin mendorong penggunaan transportasi publik, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan stadion, stasiun ini juga diharapkan menjadi solusi transportasi yang efektif bagi warga di wilayah sekitarnya.
