Warungberita.com – Transformasi digital di sektor kepegawaian pemerintah terus diperkuat seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem yang aman dan andal. Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah kewajiban aktivasi Multi-Factor Authentication (MFA) pada platform ASN Digital milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan data serta menjaga keamanan akses layanan kepegawaian bagi aparatur sipil negara (ASN).
Memasuki awal tahun 2026, pemahaman terkait mekanisme pengaktifan MFA menjadi hal yang sangat penting. Pasalnya, tanpa aktivasi fitur keamanan ini, ASN berisiko mengalami kendala saat mengakses berbagai layanan kepegawaian digital yang dikelola BKN. MFA sendiri merupakan sistem autentikasi berlapis yang menggabungkan kata sandi dengan kode verifikasi sekali pakai atau One Time Password (OTP).
BKN mewajibkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengaktifkan MFA pada akun ASN Digital masing-masing. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai upaya mitigasi risiko keamanan siber, mengingat sistem ASN Digital menyimpan berbagai data kepegawaian yang bersifat strategis dan sensitif, mulai dari data pribadi hingga riwayat kinerja.
Agar proses aktivasi dapat dilakukan dengan lancar, berikut panduan lengkap dan sistematis yang dapat diikuti oleh PNS.
Tahapan Aktivasi MFA ASN Digital BKN
1. Menginstal Aplikasi Google Authenticator
Langkah awal yang harus dilakukan adalah mengunduh dan memasang aplikasi Google Authenticator. Aplikasi ini tersedia secara gratis di Google Play Store untuk pengguna Android dan App Store bagi pengguna iOS. Google Authenticator berfungsi untuk menghasilkan kode OTP yang akan digunakan sebagai verifikasi tambahan saat login.
2. Login ke Portal ASN Digital dan Menampilkan QR Code
Setelah aplikasi terpasang, pengguna perlu mengakses situs resmi ASN Digital melalui browser di komputer dengan alamat https://asndigital.bkn.go.id. Selanjutnya, pilih ikon BKN, klik menu “Login”, lalu tekan tombol “Masuk”.
Gunakan username dan password yang sama dengan akun e-Kinerja atau Single Sign-On (SSO) BKN. Setelah berhasil masuk ke dashboard, pilih opsi “Aktifkan MFA (OTP)” hingga sistem menampilkan QR Code pada layar.
3. Menghubungkan Akun dengan Smartphone
Buka aplikasi Google Authenticator di ponsel, kemudian ketuk ikon tambah (+) dan pilih menu “Pindai kode QR”. Arahkan kamera ponsel ke QR Code yang muncul di layar komputer. Jika proses pemindaian berhasil, akun ASN Digital akan otomatis terdaftar di aplikasi dan menampilkan kode OTP enam digit yang berubah setiap 30 detik.
4. Verifikasi dan Penyelesaian Aktivasi
Masukkan kode enam digit yang terlihat di aplikasi Google Authenticator ke kolom verifikasi pada layar komputer. Selanjutnya, isi kolom “Device Name” untuk memberi nama perangkat yang digunakan. Setelah semua data terisi dengan benar, klik tombol “Submit” untuk menyelesaikan proses aktivasi MFA.
Prosedur Login Setelah MFA Aktif
Setelah MFA berhasil diaktifkan, proses login ke layanan ASN Digital akan mengalami penambahan satu tahap. Pengguna tetap memasukkan username dan password seperti biasa, kemudian membuka aplikasi Google Authenticator untuk memperoleh kode OTP terbaru. Kode tersebut dimasukkan ke kolom “One-time code” saat login.
Dengan penerapan MFA, keamanan akun ASN Digital menjadi lebih terjamin. Risiko akses tidak sah dan penyalahgunaan data dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem layanan kepegawaian digital yang aman, modern, dan terpercaya.
