Warungberita.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas anggota lalu lintas di lapangan. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan pengarahan resmi Korlantas Polri yang berlangsung di Induk Cikampek, sebagaimana terlihat dalam video yang beredar pada Selasa (14/1/2026).
Dalam arahannya, Irjen Agus menekankan bahwa tugas polisi lalu lintas (Polantas) tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjaga etika, integritas, dan kepercayaan publik dalam setiap pelaksanaan tugas, mengingat Polantas merupakan wajah terdepan Polri yang bersentuhan langsung dengan aktivitas harian masyarakat.
Kegiatan pengarahan tersebut dihadiri jajaran anggota Polri dalam suasana kedinasan, ditandai dengan penggunaan seragam resmi, rompi lalu lintas, serta podium mikrofon sebagai simbol penyampaian instruksi struktural. Momentum ini menjadi bagian dari konsolidasi internal guna memastikan kesiapan personel menghadapi dinamika lalu lintas yang semakin kompleks, terutama menjelang agenda-agenda besar nasional.
Irjen Agus menyampaikan apresiasi atas kinerja anggota Korlantas yang dinilai konsisten hadir dalam tugas rutin maupun pengamanan agenda besar. Ia menyebutkan berbagai operasi kepolisian yang telah dijalankan, mulai dari Operasi Keselamatan, Operasi Patuh, Operasi Zebra, Operasi Nataru, hingga Operasi Ketupat.
“Rekan-rekan selalu hadir, baik dalam tugas rutin maupun tugas-tugas khusus pengawalan agenda besar. Itu menjadi kebanggaan bagi saya,” ujar Irjen Agus.
Lebih lanjut, Kakorlantas menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Operasi Lilin dan tengah mempersiapkan Operasi Ketupat mendatang. Ia mengingatkan bahwa meskipun jenis operasi relatif sama, kondisi dan tantangan di lapangan selalu berbeda. Oleh karena itu, anggota diminta tidak bersikap terlalu percaya diri, melainkan mampu mengidentifikasi persoalan serta langkah yang harus dilakukan secara tepat.
Irjen Agus juga menyoroti capaian signifikan pada Operasi Ketupat 2025 yang disebut sebagai tonggak sejarah. Berdasarkan data Korlantas Polri, angka peristiwa kecelakaan lalu lintas pada 2025 mengalami penurunan hingga 33 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berada di satu digit. Sementara itu, fatalitas korban tercatat turun hingga 51 persen.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi tantangan tersendiri ke depan. Tanpa lompatan inovasi layanan, mempertahankan bahkan menurunkan angka kecelakaan akan menjadi pekerjaan berat. Oleh karena itu, Korlantas Polri terus mendorong pengembangan inovasi dalam pelayanan dan pengamanan lalu lintas.
Menutup arahannya, Irjen Agus menegaskan bahwa pengamanan arus mudik dan balik Lebaran bukan semata soal kelancaran lalu lintas, tetapi juga wujud kehadiran negara dalam melayani dan melindungi masyarakat. Ia berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita.
