Daftar Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit , Trowulan, Mojokerto

Majapahit adalah kerajaan yang berpusatkan di wilayah Jawa Timur Indonesia. Kerajaan majapahit adalah kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia dan menurut kitab Negarakertaagama kekuasaan majapahit meliputi Jawa, Sumatra, Semananjung malaya, Kalimantan sampai Indonesia Timur (meskipun ini masih diperdebatkan). Candi di Daerah Trowulan, Mojokerto merupakan Candi peninggalan kerajaan termegah dan terbesar di indonesia. Ada banyak sekali Candi di sana, mungkin masih ada yang belum di temukan.

Daftar Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit

Daftar Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit

Adapun beberapa Daftar Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Trowulan Mojokerto adalah sebagai berikut

  1. Candi Tikus

Saat ini untuk menuju ke lokasi sudah mudah karena jalannya sudah beraspal. Posisi Candi tukus berada di Dukuh Dinuk, Desa Temon, Kec Trowulan, Kab Mojokerto, Propinsi Jawa Timur.

candi tikus

candi tikus

Candi ini ditemukan pada 1914 namun tidak tuntas dan lanjut di galih pada tahun 1984 hingga tahun 1985. Sampai saat ini candi tikus tersebut belum diketahui fungsinya. Dan awal dinamakan candi tikus karena sebelum di temukan, tanah tersebut merupakan gundukan tanah yang didalamnya adalah sarang dari tikus yang menyerang tanaman warga.

  1. Candi Brahu

candi Brahu terletak di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Candi Brahu di bangun dengan kultur Budha dan ada yang mengatakan candi ini berusia lebih tua dari candi – candi yang ada di daerah Trowulan.

candi brahu

candi brahu

Konon candi Brahu adalah tempat pembakaran jenazah para raja di zamannya. Namun dalam penelitihan tidak ada pakar yang berhasil menemukan bekas abu jenazah pada bilik candi ini.

  1. Kolam Segaran

Kolam segaran ini terletak cukup dekat dengan jalan raya Jombang – Surabaya. Tepatnya berada tepat di Trowulan, Des. Trowulan, Kec. Trowulan, Kab. Mojokerto.

Kolam Segaran

Kolam Segaran

Kolam segaran ini ditemukan pada tahun 1926 oleh seorang warga belanda yang bernama Ir. Henri Maclaine Pront. Namun baru di pugar pada tahun 1966, namun belum tuntas. Kemudian pemugaran dilanjutkan secara total pada tahun 1974.

Fungsi dari kolam ini masih tanda tanya, belum di ketahui secara pasti fungsi dari kolam ini. Namun cerita rakyat yang beredar, ini merupakan tempat untuk menjamu tamu atau tempat sebagai jalan – jalan para tamu. Konon ini juga sebagai kolam untuk pembuangan piring, mangkuk, sendok dan gelas kotor sisa jamuan, konon peralatan tersebut terbuat dari emas. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan ke tamu betapa kayanya kerajaan Majapahit ini.

Namun kalau dilihat dari berbagai arah kolam ini diduga berfungsi untuk mengairi sawah-sawah sekitar. Hal ini terlihat karena terdapat saluran air yang masuk dan keluar dari pusat kolam segaran. Penelitihan lain juga mengatakan kalau fungsi dari kolam segaran ini adalah untuk menambah kelembapan Kerajaan Majapahit agar lebih sejuk.

  1. Candi Bajang Ratu

Candi ini merupakan gapuro untuk penghormatan Raja Jayanegara. Candi ini dibangun pada abat ke 14 dan Candi ini adalah salah satu sejarah di masa kejayaan kerajaan Majapahit.

Candi Bajang Ratu

Candi Bajang Ratu

Untuk menuju ke lokasi Candi Bajang Ratu, Kalau anda dari arah surabaya, silakan belok kiri di perempatan Trowulan, lurus saja, kolam segaran lurus terus, lalu belok kiri lagi di perempatan pertama (kalau lurus adalah arah ke pendopo Agung).

  1. Candi Gentong

Ini merupakan candi yang tidak memiliki bentuk, terkesan hanya gundukan tanah dan batu bata. Namun ini merupakan salah satu sejarah adanya kerajaan Majapahit.

Candi Gentong

Candi Gentong

Candi Gentong terletak dekat dengan Candi Brahu yang hanya berjarak sekitar 10 Meter saja. Meskipun keadaan candi seperti itu, candi ini tetap banyak yang mengunjungi, karena Candi ini masih bersejarah.

  1. Mahavihara (Budha Tidur)

Lokasi Maha Vihara Mojopahit Trowulan terletak disekitar 300 meter dari tepi Jalan Raya Mojokerto-Jombang. Tempat ini terkesan hijau dan rapi, bangunan utama pada vihara berbentuk Joglo khas Arsitektur jawa.

Mahavihara (Budha Tidur)

Mahavihara (Budha Tidur)

Mahavihara (Budha Tidur)

Mahavihara (Budha Tidur)

Di kiri bagian belakang terdapat patung budha tidur berukuran besar, patung ini merupakan patung terbesar ketiga di Dunia, setelah Nepal dan Thailand. Patung ini memiliki panjang 22 meter, lebar 6 meter dan tinggi 4,5 meter.

  1. Pendopo Agung

Pendopo Agung Trowulan Mojokerto di bangun pada tahun 1964 – 1973  di Nglinguk, Trowulan oleh Kodam V Brawijaya. Konon Lokasi ini adalah tempat Mahapatih Gajahmada mengucapkan sumpah palapa.

Pendopo Agung

Pendopo Agung

Tempat ini sangat sejuk dan teduh, sehingga banyak sekali yang berkunjung dan sekedar beristirahat. Sesaat setelah Anda masuk melewati gerbang terdapat Arca Mahapatih Gajahmada.

Dibagian depan terdapat juga patung Raja Brawijaya sebagai penguasa terakhir kerajaan Majapahit. Kalau Anda masuk ke belakang pendopo, terdapat petilasan panggung dan dipercaya tempat ini adalah tempat dimana Raden Wijaya melakukan semedi.

Dari beberapa di atas, maaf kalau ada candi yang tidak kami jelaskan. Kalau Anda ingin informasi lengkap mengenai daftar candi beserta peninggalannya Anda bisa mengunjungi Musium Trowulan Mojokerto, lokasinya adalah sangat dekat dengan Kolam Segaran, yaitu di seberang jalannya. Di dalam musium Anda akan menemukan banyak sekali peninggalan kerajaan Mojopahit baik itu kendi, piring, arca, batu kuno dan lainnya.

Di musium Anda juga bisa melihat peta dari semua candi yang ada di Trowulan Mojokerto. Oke Gays mungkin ini yang bisa kami informasikan, semoga informasi ini bisa menambah wawasan Anda dalam mengenal sejarah.

 

Incoming search terms:

tags: , , , , , , , , , ,

Related For Daftar Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit , Trowulan, Mojokerto